Kamis, 29 Mei 2014

Raja Ampat, World Underwater Paradise

Anemon and Cloan Fish/Under Water Interaction
Saleo, Raja Ampat.Desember 30, 2011, hari bulan tahun dan tempat  itu menggugah pikiran dan jiwaku. Memutar balik cara berpikirku melihat alam dan orang-orang disekitarku. Bukan karena suatu kejadian atau apapun tp karena alasan aku  berbaring disini di Raja Ampat
Jam menunjukkan pukul 11 malam lewat. Malam telah mengeluarkan aura dinginnya. Membungkus alam dalam kesunyian, menundukkan hutan pinus dan cendarwasihnya. memudarkan aura panas api  didepanku. Jenset telah dimatikan  dan cottage-kayupun  tak nampak lagi.Aku melangkah berat di atas permadani pasir yang lembut. Mataku memerintahkan  kepalaku untuk  membuat perpotongan dua garis baringan imaginer antara dua pohon pinus besar untuk mendapatkan posisi istirahatku malam ini. Diantara dua pohon gagah besar ini ditemani dengan pohon pandan laut yg menyembunyikan duri-durinya saat dia terlelap. Hanya tinggal beberapa langkah lagi.

Free Diving, Raja Ampat
Disinilah aku. Kubaringkan tubuhku diatas green  polyethylene syntetic fibre web. Tangannya yg kekar terikat  kuat pada pohon pinus di kedua sisinya. Seolah membuat sinergi dalam keseimbangan alam yang saling berbagi. Pohon pinuspun menggenggam erat tangannya. Aku sedikit membuat gerak harmony sederhana. Tubuhku berayun pelan mengikuti gaya pemulih, memperkecil gaya potensialnya untuk menuju titik keseimbangan semulanya. Begitulah cara alam bekerja. Ya keseimbangan. Dan aku mengulanginya terus menerus. Harmoni resonansi suara Breviana brevis berpadu dengan suara desiran lembut ombak  menjadi lagu penenangku. Mengisyaratkan dialah penguasa jagat raya malam ini. Memecah heningnya malam. Setetes air dari langit turun menumbus sela-sela daun lalu menyapaku wajahku dalam damai. Titik titik air itu datang silih berganti dari langit ikut memeriahkan pesta nyanyian sang serangga. Sekali lagi itulah keseimbangan alam. Saling mengisi satu sama lain dan Aku mulai bertanya. Is it coincidence???
Lalu kepalaku mulai mencari –cari  bagaimana itu terjadi dalam diriku dan alam semesta ini. Kenapa aku disini? Bagaimana aku bisa sampai disini?Apa yang membawaku ketempat hebat ini yang banyak orang di barat indonesia sana bahkan orang diluar negri sana memimpikannya tapi aku salah satunya yang terpilih? Dengan cara-cara yang tidak biasa, waktu  dan tempat yang tidak biasa. Dan aku baru menyadirinya malam ini dan disini.aku terus bertanya. 

Underwater Pose, Saleo Island
Kepalaku mulai berat aku mencoba membuka kembali lembaran perjalanan hidupku. Tapi aku gagal mengingatnya. Aku mulai bertanya tak beraturan, kenapa manusia berbeda-beda sifatnya, burung bisa terbang dan besinergi dengan udara, ikan dan terumbu karang bisa hidup bersama, Gunung-gunung kenapa harus tinggi, Hakekat siklus air di bumi, kejadian alam semesta, Albert Einstein dengan rumus relativitasnya mungkin itu akibat  tingkat pemikiran dan dimensi ruang dan waktu yg tidak bisa aku capai malam ini. Semua adalah tentang keselarasan.Sampai-sampai aku ingin menambahkan rumus relativitas einstein dari E= m c2 menjadi E= m c2 + S, dimana Energi sama dengan massa dikalikan dengan kecepatan cahaya ditambahkan dengan sharing(berbagi) untuk mencapai keselaran itu sendiri.  Gerak harmoni sederhana  yang kubuat jadi tidak beraturan. Aku duduk , berdiri dan berbaring lagi. Pikiranku melompat-lompat silih berganti tak mw berhenti untuk mencari dan terus mencari. Kenapa harus aku?
Kantukku pergi tanpa bertanya dan izin denganku. Aku berhenti sesaat, kedua tanganku menjadi penutup mukaku. Diam. Lalu secepat kilat kupukul kepalaku dua kali sambil menggerutu dan histeris dalam pikiranku. Aku kira aku mengidap demintia kronik progresif. Aku diam sejenak. Mencari-cari dan Sekarang aku mulai membuat kesepakan dengan dengan otakku untuk mendapatkan kode memori yang kucari  untuk membuka lagi memoriku di lymbic sytem di otakku.Aku tahu, aku benar benar tahu sekarang. karena aku bekerja keras untuk bisa menyelaraskan diriku dengan orang-orang dan  alam disekitarku. Dan aku menikmatinya sekarang dengan Cuma-Cuma. Tidak ada yang kebetulan.
Early Morning at Raja Ampat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar